Tuesday, November 10

Fenomena "Perang" User Instagram vs Tik Tok (sumber: dokumentasi pribadi indahladya.com)

Udah pada sering denger “perang” antara user instagram dan tiktok belum sih? Hmm, mostly udah pada tahu kan ya pastinya. Katanya sih konten di Tik Tok bakal menghasilkan persepsi yang berbeda ketika diupload ke instagram. Kira-kira kenapa bisa begitu ya?

Hadirnya Instagram di Indonesia

Hadirnya Instagram di Indonesia (sumber: dokumentasi pribadi indahladya.com)

Ketika berbicara soal Instagram, maka pertanyaan yang pertama kali muncul adalah “kapan sih Instagram pertama kali hadir di Indonesia?”. Karena ya kayak tiba-tiba aja ada gitu gak sih? Haha, kalau kalian merasakan hal yang demikian, yuk high-five, kita sama soalnya.

Instagram pertama kali hadir di Indonesia sekitar 10 tahun yang lalu, yaitu tahun 2010 silam. Aku benar-benar ingat bahwa aku pertama kali men-download dan membuat akun di Instagram tepat ketika menjelang masa SMA-ku dimulai. Saat itu Instagram lagi hype banget tuh, karena selama ini kita belum pernah dihadapkan dengan konten yang terfokuskan secara visual. Dulunya sih aku anak Twitter banget, tapi Twitter lebih fokus ke tulisan kan ya?

Jauh sebelum ada istilah snapgram dan juga IG-TV, instagram udah cukup populer sih menurutku. Karena Instagram ini berhasil memberikan experience yang belum pernah didapatkan user dari pengguna media sosial lainnya, keren banget kan?

Tik Tok yang Kembali Eksis Karena Pandemi

Tik Tok yang Kembali Eksis Karena Pandemi (sumber: dokumentasi pribadi indahladya.com)

“Semua akan Tik Tok pada masanya”, pernah dengar kalimat ini gak? Haha, iya karena dulu kita ngerasa aneh banget gak sih, kok bisa orang pada suka joget-joget depan kamera terus diupload ke media sosial gitu?

Ternyata Tik Tok ini udah ada sejak tahun 2016 loh, pada sadar gak? Cuma memang gak se-hits sekarang. Atau ada yang masih ingat dengan kasus pemblokiran Tiktok tahun 2018 lalu? Waduh, aku sih gak ngikutin, belum jadi user Tik Tok soalnya, hihi.

Nah, dulu persepsi orang-orang di tahun itu kebanyakan gak begitu tertarik sama Tik Tok ini sendiri. Terlebih dulu lagunya mostly pada gak seasik sekarang kan ya? Kalau sekarang sih lagunya pada keren-keren banget, user-nya juga pada bikin Tik Tok jadi media sosial yang menghibur banget deh.

Eits, tapi mari kita mundur sedikit. Sejak kapan kamu mulai membuka mata mengenai Tik Tok? Saat pandemi? Kalau iya, mari kita berpelukan, samaan lagi soalnya, hihi. Di saat kita lagi gabut-gabutnya #dirumahaja sebagai efek dari pandemi, alhasil pada penasaran buat cari hal baru kan? Nah, jadi mulai icip-icip Tik Tok yang dulunya sih kayaknya “gak pernah kepikiran deh aku bakal punya Tik Tok”.

Jadi, bisa dibilang Tik Tok ini kembali eksis di Tahun 2020 ini ya? Pada setuju gak nih? Karena kalau kita liat konten di Instagram sekarang juga pada diisi dengan konten yang dicomot dari Tik Tok kan? Iya apa iya?

Sejujurnya aku baru download Tik Tok sekitar 2 bulan yang lalu sih, jadi aku tuh user Tik Tok jalur PSBB Jilid 2 kalau kata orang-orang. Karena pada saat itu udah mulai ada himbauan untuk memberlakukan kembali PSBB setelah New Normal dianggap belum terlalu efektif, alamat gabut lagi kan ya? Meskipun sampai sekarang aku di Tik Tok cuma jadi penonton doang sih, belum punya bakat buat konten video sih soalnya, hihi.

A big why kenapa aku download Tik Tok karena konten-konten Instagram saat itu kebanyakan diambil dari Tik Tok dan beberapa di antaranya termasuk konten edukasi kok. Aku jadi ketemu apoteker yang keren banget konselingnya ya karena Tik Tok, jadi Tik Tok sekarang udah beda banget sama Tik Tok yang dulu.

Selain faktor lagunya yang lebih asik, Tik Tok sekarang juga mulai diisi dengan konten-konten edukasi, ya tergantung siapa yang mau kalian liat di sana. Kalau lebih suka liat yang dance ya sok atuh, gak ada yang ngelarang juga kan?

Kesenjangan Antar Generasi

Kesenjangan Antar Generasi (sumber: dokumentasi pribadi indahladya.com)

Baru-baru ini kita jadi sering denger perang antara user Instagram dan Tik Tok gak sih? Lagi-lagi karena beberapa konten Tik Tok ini dicomot dan masuk ke Instagram, dan komentarnya kok pada beda banget ya sama komentar di konten Tik Tok-nya yang asli?

Ternyata, setelah ditelusuri lebih lanjut, mayoritas user Instagram dan user Tik Tok ini udah beda generasi guys! Instagram yang didominasi oleh generasi Y atau yang biasa dikenal sebagai generasi milenial tentu saja memiliki pola pikir yang berbeda dengan user Tik Tok yang lebih didominasi oleh generasi Z, kurang relate aja gitu maksudnya.

Sebagai netizen yang gak suka berkomentar di konten orang lain, kayak aku contohnya, mungkin gak terlalu merasakan perbedaan nyata antara user Instagram dan user Tik Tok. Namun, kalau kita melihat para netizen yang aktif berkomentar sih ya, duh kok bisa beda banget?

Persepsi Milenial Terhadap Gen Z

Persepsi Milenial Terhadap Gen Z (sumber: dokumentasi pribadi indahladya.com)

Meskipun gak semua, tapi beberapa generasi milenial sempet meng-adulting gitu ke generasi Z, contohnya pakai kalimat “apaan sih anak kecil joget-joget di Tik Tok!”. Nah, satu kalimat adulting ini bisa bikin Gen Z suka nyerang balik milenial dengan mengecap mereka sebagai generasi yang baperan.

Kalau kita lihat ke pengaplikasiannya secara langsung, beberapa konten lelucon di Tik Tok yang diupload ke Instagram justru suka dikomentarin “garing” sama user Instagram, iya apa iya? Bahkan beberapa konten Tik Tok yang niatnya bercanda doang malah ditanggapin serius sama user Instagram, hmm, udah pada paham nih kan ya masalahnya?

Buat Apa Sih Perang Antar Generasi?

Buat Apa Sih Perang Antar Generasi ?(sumber: dokumentasi pribadi indahladya.com)

Sebenarnya gak ada yang salah kok dari generasi milenial dan generasi Z ini sendiri. Karena pastinya setiap generasi tumbuh dan berkembang di lingkungan yang berbeda, dan dengan masalah yang berbeda pula. Terlebih lagi kedua generasi ini sama-sama sedang berada di usia yang produktif bukan? Jadi, yuk dipikirkan kembali, buat apa sih perang antar generasi begitu?

Buat generasi milenial yang udah terlanjur ngerasa “sepet” banget sama konten yang dibuat oleh generasi Z, ya mudah aja sih, gak usah ditonton, daripada menghasilkan komentar yang tidak mengenakkan kan? Sebagai generasi yang udah duluan merasakan masa alay sebelum generasi Z, kita harusnya udah lebih dewasa kan ya dalam menyikapi banyak hal?

Begitu juga dengan generasi Z, gak semua generasi milenial itu se-baperan yang kalian pikirkan kok, hanya segelintir orang aja yang punya sifat yang demikian. Apalagi di masa pandemi gini nih, udah ditambah masalah Covid-19 yang gak kunjung reda, masa’ iya mau kita tambah dengan masalah perang antara generasi ini sendiri? Jadi, yuk be wise to your social media!

Kalau kalian mau aku jelasin fenomena unik antar generasi lainnya, yuk sampaikan di kolom komentar!

 

IndahLadya

12 comments:

  1. Saya malah baru tahu kalau ada perang antara pengguna tik tok sama instagram :D Nggak tertarik buat mainan tik tok soalnya, walaupun sekarang happening banget.
    Apakah kejadian "perang" ini seperti "perang" twitter dan instagram dulu? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak kurang lebih sama, sebenarnya karena beda persepsi aja sih😅

      Delete
  2. Aku bukan pengguna Tik Tok sih, tapi pertama kali lihat video Tik Tok di post di Instagram, feels like dejavu. Sampai sekarang, konten di twitter pun dipindahin ke Instagram. Facebook juga. Jadi pas Tik Tok masuk Instagram, yah sudah nggak kaget lagi.

    Terkait perang di komen, hehe sepertinya sudah terlalu banyak user di Instagram yang seperti itu. Teknik untuk menghindarinya adalah dengan tidak peduli dengan hate comments atau tidak membacanya. Soalnya kan, media sosial itu adalah hak semua orang, yang penting masih dalam batas wajar dan sesuai norma.

    Btw, aku suka cara Mbak Indah memandang persoalan ini. Tulisannya juga mengkritik namun tidak melupakan kesan membangun. Terimakasih telah sharing, dan keep it up Mbak!

    ReplyDelete
  3. Generation gap sampai segitunya ya mba. Aku harus update ni, biar tau gimana dunia anak-anak sekarang, soalnya punya anak yang remaja. Makasih mba indah untuk sharingnya

    ReplyDelete
  4. Toss dululah. Sama2 newbie di Tik Tok dan ngga bikin konten, jd pemirsa saja. Heheee
    Dulu aq jg nganggepnya "apaan c tiktok, joget2 doang". Setelah kenal ternyata banyak jg koq akun tik tok yg isinya positif dan mengedukasi. Ngga melulu soal joget2 ngga jelas.
    Dan sekarang aq lebih sering scroll tiktok c drpd ig 🤣🤣

    ReplyDelete
  5. haduh haduh aku baru tau ini ada 'perang anter generasi' tiktok n IG. tapi bnayk juga tuh kan gen Y yang main tiktok tapi mgkn ga seaktif gen Z kali ya. aku punya anak pre teen nih mbak, penting juga nih untuk tau update2 seperti ini. anyway thanks untuk sharingnya ya

    ReplyDelete
  6. Aku anak twitter. Aku anak instagram. Tapi anakku malah keranjingan tiktok. Hadeuuuuh

    ReplyDelete
  7. Aku anak apa ya? haha. Temenku juga banyak yang keranjingan TikTok. Aku menikmatinya lewat mana pun deh selama menghibur dan gak keluar batas. Tapi aku belum pernah download TikTok sih...

    ReplyDelete
  8. aku juga bukan pengguna tik tok....mungkin juga karena aku masuk generasi yang terpaut jauh dari milenial atau gen z...🤭🤭🤭...tapi memang dari banyaknya aplikasi medsos untuk mengekspresikan diri wajib hukumnya untuk bijak menggunakannya..seperti hal mengupload konten atau memberikan komentar..

    ReplyDelete
  9. kalau aku sih generasi jadul , Mbak... perasaan dulu milenial udah paling keren ya, padahal generasi demi generasi akan tercipta terus. Dunia terus berkembang, manusia dan kepinterannya juga selalu berkembang...semoga tetap bisa hidup bersama tanpa tumpang tindih... dengan kebijaksanaan2 baru tentunya..

    ReplyDelete
  10. Bukan tim yang PD joget2 di tiktok tapi aku pakai tiktok buat branding produk wkwk kalo baca2 komen, komentarnya beragam sih kadang ketemu komentar dari yang receh sampe julid hihi

    ReplyDelete
  11. Sering juga dengar komentar anak Twitter, konten Twitter jangan dibawa ke IG, pada nggak ngerti. Songong beud yaa hihihi. Aku sih masih pakai FB, Twitter dan IG beda-beda tujuannya..FB kalau mau ketemu teman lama, Twitter buat curcol aka sambat, IG buat narsis dan job wkwkwkw

    ReplyDelete

Everything About Ladya . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates