Monday, September 21

 

Menjadi Penulis yang Jujur (sumber gambar: dokumentasi pribadi indahladya.com)

Menulis adalah suatu kegiatan personal yang hanya melibatkan penulis dan apa yang ditulisnya saat itu. Sedangkan pembaca hanyalah sebagai penikmatnya. Ada begitu banyak alasan seseorang untuk mulai menjadi penulis, ada yang memang basic-nya pandai menulis sejak kecil, ada yang menulis sebagai sarana untuk mengekspresikan perasaan, dan ada yang menulis karena tuntutan pekerjaan.

Apapun alasannya, menulis tetaplah membutuhkan keterlibatan emosi di dalam tulisan itu sendiri. Sebagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi isi tulisan, seperti point of view seseorang, wawasan, dan juga beberapa persoalan yang melingkupi kehidupan kita sehari-hari.

Terkadang, dalam beberapa moment, ide kepenulisan itu sendiri tidak perlu dicari, bahkan akan datang dengan sendirinya. Ketika dalam keadaan emosional, seperti putus cinta, kecewa, atau bahkan ketika mendengar kabar bahagia, maka akan lebih mudah bagi kita untuk menulis. Karena menulis memang membutuhkan kejujuran secara emosional.

Pernahkah kalian menangis setelah membaca suatu karya puisi dengan tema sedih? Jika iya, maka kesedihan kalian pada saat itu merupakan hasil dari kejujuran penulisnya. Bagaimana mungkin kita bisa ikut menciptakan rasa yang dituangkan seorang penulis ke dalam tulisannya jika ternyata penulis tersebut tidak melibatkan emosinya ketika menciptakan tulisannya tersebut.

Menciptakan Rasa Pada Setiap Kata

Pernah dengar bahwa suatu karya tulis mampu menciptakan rasa pada setiap kata? Seharusnya hal ini sudah tidak asing lagi, karena sejatinya menulis berarti membagikan emosi kepada orang lain yang kita tuangkan dalam bentuk tulisan. Itulah mengapa beberapa orang menggunakan teknik menulis sebagai salah satu metode self healing, bukan?

Tulisan yang jujur ini pun akan berkaitan dengan orisinalitas tulisan yang dimiliki oleh seorang penulis. Ketika kita mampu memberikan “ruh” pada tulisan kita, maka akan mudah bagi kita untuk membangun gaya khas kepenulisan kita pribadi.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka menjadi penulis tentunya haruslah menanamkan kejujuran di dalam tulisannya. Oleh karena itu, beberapa tips di bawah ini dapat kamu terapkan untuk memulai menjadi penulis yang jujur :

Tips Menjadi Penulis yang Jujur (sumber gambar: dokumentasi pribadi indahladya.com)

Menulis yang Ditujukan untuk Diri Sendiri

Saya rasa teknik kepenulisan ini mudah untuk diterapkan, karena ketika kita memiliki suatu permasalahan dan mencoba mencari solusinya, maka saat itulah yang menjadi waktu terbaik untuk menuliskan hasil pencarianmu. Dengan demikian, hasil tulisanmu akan relevan dengan apa yang kamu rasakan saat itu. Isi tulisan ini pun akan lebih mudah diterima oleh orang lain karena telah terbukti mampu menyelesaikan masalahmu pribadi sebagai penulisnya.

Menulis Hal yang Kamu Ketahui

Menjadi penulis yang baik adalah menjadi penulis berdasarkan hal yang ia ketahui. Ingat kembali apa bidang yang kamu kuasai saat ini. Jika sudah menemukan hal tersebut, maka kamu bisa mulai menuliskannya ke dalam suatu bentuk artikel dengan beberapa literatur pelengkap yang mampu menguatkan opinimu.

Menulis Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Sebagaimana dengan poin sebelumnya, cobalah untuk menulis hal yang dekat dengan kehidupanmu sehari-hari. Dengan menulis berdasarkan pengalaman pribadi, maka akan lebih mudah bagimu untuk mengutarakan detail-detail informasi yang relevan karena hal ini merupakan sesuatu yang nyata kamu alami sendiri.

Dengan menerapkan tiga poin di atas, maka akan lebih bagimu untuk memberikan “ruh” ke dalam tulisanmu sehingga menjadi lebih hidup. Ingatlah bahwa tidak semua karya mampu bertahan lama, suatu karya yang dengan tulus dibuat seperti Bumi Manusia, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk, To Kill a Mocking Bird, dan Le Petit Prince, semuanya masih hidup hingga saat ini (Gus Irwan, 2020).

 

IndahLadya

53 comments:

  1. SulLfaiNi21/9/20 13:14

    Mantap Kaka, tulisan renyah dan benar sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, terimakasih mbak 😁

      Delete
  2. Menulis ditujukan untuk diri sendiri/menulis hal yang kita ketahui/menulis berdasarkan pengalaman pribadi = penulis yang jujur

    Suka banget sama ide tulisannya♡

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, terimakasih mbak 😁

      Delete
  3. Keren tulisannya kak, 3 hal yang membuat kita mampu memiliki ruh dalam tulisan... semangat kakak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, semangat juga nulisnya mbak!!

      Delete
  4. mari terus menulis, (minimal) menulis untuk diri sendiri.... :)

    ReplyDelete
  5. Apalagi orang overthingking menulis bisa menjadi wahana mengeluarkan pikiran menjadi coretan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, tinggal bagaimana kita mengeksekusi idenya saja 😁

      Delete
  6. Baru beberapa waktu belakangan bahas ini dengan sesama teman penulis Karen ngerasa menulis yang di lakukan selama ini ini belum benar-benar dilakukan dengan hati. Tidak ada kejujuran ketika menulis.... Ah... Belajar sekali dari artikel mbak Indah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, saling mengingatkan sesama penulis ya mbak 😅

      Delete
  7. whaa, bisa jadi ide nulis inii.. Makasih Kak!

    ReplyDelete
  8. Poin terakhir saya banget itu. Menulis berdasarkan pengalaman pribadi, alias curhat, ehehhe. Ide langsung mengalir dengan sendirinya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, apalagi kalo abis patah hati, mengalir dgn deras ya mbak 😅

      Delete
  9. Penulis jujur akan menemukan pembaca setia ☺️☺️

    ReplyDelete
  10. Tulisannya rapi, Kak. Keren. Sukses selalu. 😊

    ReplyDelete
  11. Keren banget kak, ditambah ada ilustrasinya

    ReplyDelete
  12. Wah, sepertinya bisa ada tema tentang hal yang harus dihindari sebagai penulis nih (kontra tema ini)

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. menarik sekali, menjadikan saya bersemangat menulis. Terima kasih motivasinya kakak

    ReplyDelete
  15. Betul sekali, baru sadar ternyata. Padahal hal diatas sering dirasa, tapi belum diterapkan penuh. Terima kasih kak atas ilmunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, terkadang kita butuh trigger nya dulu yaa, hehe

      Delete
  16. Iyaa, menulis yang jujur itu dari hati memang akan juga dirasakan ruhnya oleh pembaca.

    ReplyDelete
  17. menulis jujur itu bisa menjiwai jadi yang baca juga ikut terbawa apa yang kita tulis

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, jadi membuat tulisan lebih hidup :)

      Delete
  18. Noted, Kak..
    Ternyata untuk memberikan nyawa pada sebuah tulisan sesederhana itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak, yg terpenting jangan lupa practice, hehe

      Delete
  19. Menulis adalah kejujuran hati paling mendalam

    ReplyDelete
  20. Semangat menulis.... Semoga tulisan yang tertuang terus mampu menebar manfaat untuk orang banyak

    ReplyDelete
  21. mantap kak tulisannya tidak hanya dalam hidup dalam tulisan kita harus jujur ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, biar lebih berasa penyaluran emosinya hehe

      Delete
  22. PR banget buat aku untuk terus menghadirkan rasa dalam tulisan nih kak,

    ReplyDelete
  23. saya suka banget dengan tips kakak ini. Menciptakan rasa pada setiap kata itu memang penting, terutama jika tulisan kita adalah tulisan di blog atau misalnya kisah fiksi. Penting banget ini,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, apalagi yg genre fiksi yaa

      Delete
  24. Tulisannya runtut dan informatif. Keren...

    ReplyDelete
  25. hmmm begini bisa juga yang bikin tulisan jadi tulisan yang kita banget

    ReplyDelete
  26. Aku setuju banget dengan ide bahwa menulis membutuhkan kejujuran dari perasaan kita. Jujur, aku dulu merasa kesulitan untuk menulis, ada aja alasannya, dan baru akhir-akhir ini aku mencoba untuk menulis kembali secara jujur dan bener banget sekarang aku lebih enjoy untuk menulis.

    Ah terima kasih Mbak Ladya untuk tulisannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, saya tersanjung baca komentarnya mbak, terima kasih untuk apresiasinya mbak. Jangan lupa untuk selalu semangat menulis ya mbak! :)

      Delete

Everything About Ladya . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates