Sunday, January 10

Cara Mengatasi Writer's Block
Cara Ampuh Atasi Writer's Block (indahladya.com)

Sebagai seorang penulis pemula, terkadang saya dihadapkan dengan beberapa kondisi yang membuat saya bingung harus menulis apa di artikel yang akan saya post di hari itu. Terkadang beberapa ide sudah berusaha untuk kita kumpulkan, tetapi selama proses mengeksekusi ide tersebut ternyata tidak semudah yang kita bayangkan.

Keadaan yang saya sebutkan di atas biasa dikenal sebagai writer’s block, kondisi di mana kamu merasa kesulitan untuk mulai menulis hal baru pada tulisan yang akan kamu buat hari itu.

Writer’s block ini disebabkan karena banyak faktor. Salah satu di antaranya adalah jenuh. Seseorang yang telah jenuh dengan aktivitas yang monoton di setiap harinya memiliki kemungkinan untuk mengalami writer’s block.

Meskipun terkadang writer’s block ini tidak berlangsung terlalu lama, tetapi tentunya kamu memiliki momen di mana kamu harus menuliskan suatu artikel yang sudah mendekati masa deadline. Pasti jadi panik banget kan ya?

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa mencoba 7 tips di bawah ini agar masalah writer’s block-mu dapat segera teratasi. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Merelaksasi Pikiran Sejenak

Merelaksasi Pikiran Sejenak
Merelaksasi Pikiran Sejenak (indahladya.com)

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, writer’s block ini bisa disebabkan oleh aktivitas yang monoton di setiap harinya. Kejenuhan akan aktivitas yang selalu sama tersebut dapat menyebabkan kamu menjadi kehilangan ide untuk menuliskan suatu topik ke dalam bentuk tulisan yang akan kamu buat.

Apabila kamu memaksa dirimu untuk sesegera mungkin menghasilkan ide tersebut, maka hasil yang didapatkan tidak akan maksimal loh. Perasaan jenuh dan bosan adalah hal yang wajar untuk dirasakan oleh setiap orang. Kamu hanya perlu merelaksasi pikiranmu sejenak dengan mencoba melakukan hal lain, seperti menikmati pemandangan dari teras rumahmu sejenak, atau sekedar menonton televisi selagi menikmati snack favoritmu untuk membuat pikiranmu menjadi lebih rileks.

Berkomunikasi Dengan Orang Terdekat

Berkomunikasi Dengan Orang Terdekat
Berkomunikasi Dengan Orang Terdekat (indahladya.com)

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, berbicara dengan orang terdekat bisa membuat pikiran kita menjadi lebih rileks. Hal ini bisa kamu lakukan untuk men-charge kembali kebutuhan sosialmu dengan cara berbincang ringan dengan orang lain.

Kamu juga bisa meminta saran dari orang terdekatmu mengenai tulisan yang akan kamu buat di hari itu. Siapa tahu dari hasil perbincanganmu tersebut bisa membuatmu segera menghasilkan ide baru yang siap dieksekusi bukan?

Membaca Buku

Membaca Buku
Membaca Buku (indahladya.com)

Untuk dapat mencintai profesi penulis, maka seseorang harus mau membaca. Menurut saya, hal ini bersifat mutlak, karena menulis dan membaca ini seperti dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Ketika saya berada di masa-masa writer’s block, saya selalu berusaha untuk mencari bahan bacaan baru untuk kembali me-refresh ide yang saya miliki. Karena dengan membaca, saya biasanya jadi tertarik untuk mengangkat satu tema menarik yang terkandung dalam bahan bacaan tersebut.

Membaca ini pun konteksnya lebih luas ya. Kamu bisa mencoba membaca bahan bacaan apapun yang kamu sukai, atau bahkan kamu bisa membaca keadaan di sekitarmu untuk dapat kamu tuangkan ke dalam suatu bentuk tulisan yang menarik.

Mencoba Menulis Bebas

Mencoba Menulis Bebas
Mencoba Menulis Bebas (indahladya.com)

Saya selalu percaya bahwa untuk dapat menjadi penulis yang disiplin, kita perlu untuk menulis setiap hari. That’s why, meskipun saya tidak mem-posting artikel di blog saya setiap hari, tetapi saya menerapkan kebiasaan menulis hal apapun yang terlintas di pikiran saya.

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, kamu bisa mencoba menulis mengenai hal apapun yang ingin kamu utarakan dengan memanfaatkan fitur notes pada smartphone yang kamu miliki.

Untuk yang lebih suka menulis secara manual, kamu bisa mencoba menulis diary atau melakukan journaling. Selain melatih kemampuan mengutarakan ide yang akan kita tulis, journaling juga mampu melatih kreativitas sehingga kamu bisa menjadi orang yang lebih mudah untuk menghasilkan ide-ide baru berikutnya.

Bertanya di Social Media

Bertanya di Social Media
Bertanya di Social Media (indahladya.com)

Penulis dan media sosial seolah menjadi dua hal yang tidak terpisahkan. Karena biasanya untuk membangun personal branding sebagai seorang penulis, seseorang membutuhkan platform untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain mengenai bidang yang tengah kita tekuni saat ini.

Dengan memanfaatkan media sosial yang kamu miliki, kamu bisa menggunakan fitur “pertanyaan” pada instagram untuk meminta masukan dari followers-mu mengenai artikel apa yang ingin mereka baca saat ini. Dengan demikian, kamu bisa menulis artikel dengan lebih tertarget karena tema dari artikel tersebut adalah tema yang dibutuhkan oleh pembaca tulisanmu saat itu, menarik bukan?

Mencari Topik Terkini di Google

Mencari Topik Terkini di Google
Mencari Topik Terkini di Google (indahladya.com)

Dewasa ini, Google sudah menjadi sahabat setia para pencari ide di luar sana, termasuk profesi penulis. Kamu bisa memanfaatkan beberapa website untuk mencari ide yang akan kamu eksekusi pada laman alltop.com, id.quora.com, dan trends.google.co.id.

Dengan melihat topik pilihan dari beberapa website tersebut, kamu tentunya bisa menghasilkan ide baru untuk kamu tuangkan ke dalam sebuah bentuk tulisan yang menarik. Kamu bisa menggunakan teknik ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) untuk menghindari tuduhan plagiat pada artikel yang kamu buat nantinya.

Menceritakan Pengalaman Hidup

Menceritakan Pengalaman Hidup
Menceritakan Pengalaman Hidup (indahladya.com)

Sebagian orang akan merasa lebih mudah ketika akan menceritakan suatu hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupannya. Untuk tipikal orang yang seperti ini, kamu bisa mencoba menulis dan menceritakan pengalaman hidupmu dengan mengungkapkan hikmah yang kamu dapat dari pengalaman hidup tersebut.

Selain lebih efisien, menceritakan pengalaman hidup juga bisa membuat tulisanmu terkesan lebih bernyawa karena mengutip kisah nyata dari suatu hal yang benar-benar pernah kamu alami.

Nah, setelah membaca 7 tips di atas tadi, jadi gimana? Jangan pada bingung lagi ya kalau tiba-tiba kehabisan ide untuk menulis!

Hal yang perlu kamu ingat adalah perasaan bosan dan jenuh adalah hal yang wajar untuk kita rasakan. Kamu bisa mengistirahatkan pikiranmu sejenak ketika berada di fase tersebut. Namun, tentunya kamu perlu bangkit kembali dan mengatasi hal tersebut dengan cara menerapkan 7 tips yang sudah direkomendasikan di atas ya!

Kalau kamu punya tips lainnya, yuk sharing pengalamanmu di kolom komentar!

 

IndahLadya


Baca Juga :

Menjadi Penulis yang Jujur
Bangun Kebiasaan Baik Untuk Jadi Penulis
Komunitas One Day One Post : Sebuah Tantangan Baru

Everything About Ladya . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates