Jumat, Januari 22

Seni Mengontrol Emosi
Seni Mengontrol Emosi (indahladya.com)

Emosi sebagaimana hal yang terbagi menjadi emosi positif dan emosi negatif merupakan kedua hal yang wajar untuk kita rasakan. Namun, terkadang pergantian emosi yang secara tiba-tiba membuat kita kesulitan untuk mengendalikannya.

Terkadang terdapat beberapa kesalahan ketika seseorang berusaha mengendalikan emosinya. Karena pada akhirnya justru yang dilakukan oleh orang tersebut adalah menahan emosi, bukan mengendalikannya.

Kesalahan-kesalahan yang seperti ini justru membuat individu terbiasa untuk tidak mengeluarkan emosi pada tempatnya. Padahal sistem pengendalian emosi yang baik adalah ketika emosi tersebut berada pada situasi dan kondisi yang tepat.

Berikut ini beberapa cara yang dapat kamu terapkan ketika ingin berusaha untuk mengontrol emosi yang kamu rasakan. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Mengeluarkan Emosi Pada Tempatnya

Mengeluarkan Emosi Pada Tempatnya
Mengeluarkan Emosi Pada Tempatnya (indahladya.com)

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumya bahwa emosi yang baik adalah emosi yang berada pada situasi dan kondisi yang tepat. Seharusnya kamu merasakan bahagia ketika berada situasi yang menyenangkan. Begitu pula sebaliknya, kamu seharusnya merasakan sedih hanya ketika berada di situasi yang tidak menyenangkan.

Berpura-pura merasa baik-baik saja tidak menyelesaikan segalanya. Kamu hanya memendam emosi tersebut hingga pada akhirnya kumpulan dari emosi yang terpendam tersebut dapat menjadi bom waktu yang justru akan memperburuk perasaanmu nanti.

“Lalu, pernahkah kamu tiba-tiba menangis tanpa sebab?”

Jika pernah, maka tangisan dan kesedihanmu tersebut bukan benar-benar tanpa sebab apapun. Namun, hal tersebut adalah hasil dari emosi terpendam yang belum bisa kamu keluarkan hingga pada akhirnya terrealisasikan ke dalam bentuk air mata.

Ketika emosi ini terrealisasikan pada situasi dan kondisi yang benar, maka hal ini akan mengurangi beban pikiranmu sehingga meminimalisir kemungkinan memendam dan mengeluarkan emosi tidak pada tempatnya.

Mengetahui Faktor Penyebab Hadirnya Emosi Negatif

Mengetahui Faktor Penyebab
Mengetahui Faktor Penyebab Hadirnya Emosi Negatif (indahladya.com)

Kamu perlu memahami faktor-faktor yang dapat menyebakan hadirnya emosi negatif yang tengah kamu rasakan. Apakah lingkungan pertemanan yang toxic? Atau justru disebabkan oleh situasi dan kondisi lainnya?

Apabila kamu telah memahami faktor penyebabnya, maka kamu perlu menghindari hal tersebut sebisa mungkin untuk meminimalisir kemungkinan hadirnya emosi negatif itu kembali.

Mencari Distraksi

Mencari Distraksi
Mencari Distraksi (indahladya.com)

Mencoba untuk melakukan kegiatan yang positif tentu akan menghasilkan energi yang positif pula ke dalam tubuh dan pikiranmu. Kamu bisa memulainya dengan melakukan aktivitas dan kegiatan yang kamu senangi, seperti sekedar menonton televisi selagi menikmati snack favoritmu atau bahkan mendengarkan musik yang menenangkan selagi beristirahat untuk membuat tubuh dan pikiranmu menjadi lebih rileks.

Berkonsultasi Dengan Ahli

Berkonsultasi Dengan Ahli
Berkonsultasi Dengan Ahli

Segala bentuk emosi, baik emosi positif maupun emosi negatif, adalah hal yang wajar untuk kamu rasakan. Kamu tidak perlu melakukan denial terhadap emosi yang kamu rasakan saat ini.

Memendam emosi bukanlah jalan keluar dari masalahmu. Hal ini justru hanya akan mempeberat beban pikiranmu ke depannya. Belum lagi kumpulan dari emosi yang terpendam tersebut akan menjadi bom waktu yang akan membahayakan dirimu sendiri.

Oleh karena itu, penting bagi kita berkonsultasi dengan para ahli apabila belum juga menemukan cara terbaik untuk mengontrol emosi yang terkadang terlalu berlebihan. Kamu dapat menceritakan apa yang sebenarnya kamu rasakan pada ahli tersebut.

Tidak melulu menuntut solusi, karena sesungguhnya solusi itu datangnya dari dalam dirimu sendiri. Namun, para ahli tentunya akan mengarahkan dan membantumu untuk menemukan solusi itu sendiri. Selain itu, berkonsultasi dengan orang yang tepat juga akan membuatmu merasa lebih lega. Hingga pada akhirnya hal ini akan membuatmu lebih mudah dalam menghadapi dan mengontrol emosi dalam dirimu tanpa perlu memendamnya lagi.

Di tahun 2021 ini, yuk lebih tingkatkan lagi awareness terhadap kesehatan mental kita pribadi! Karena kalau masalah mental memang sesederhana yang kamu bayangkan, maka perjuangannya tidak mungkin sesakit yang orang lain ceritakan. Stay safe and keep sane!

 

IndahLadya


Baca Juga :

Mengapa Hujan Selalu Identik Dengan Kenangan?
Jangan Insecure, Semua Orang Punya Standar Bahagianya Sendiri!
Toxic Positivity, The Dark Side of "Positive Vibes Only"

3 komentar:

  1. Emosi memang boleh di keluarkan tapi harus lihat kondisi juga gtu ya kak

    BalasHapus
  2. Menarik banget ini mbak blogpostnya.
    Terkadang kita sering lupa bagaimana mengatur emosi, walaupun untuk orang-orang yang tidak suka untuk beremosi- seperti harus ada outlet untuk mengeluarkan emosi dengan cara yang baik dan benar
    Thanks mbak sudah sharing!

    BalasHapus
  3. Aku termasuk orang yg suka berubah emosinya. semenjak punya anak rasanya semakin moody.

    BalasHapus

Everything About Ladya . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates